Home » Kabar Rektorat » HORIZON KEILMUAN: “Mengintegrasikan Rasio, Rasa dan Raga”

HORIZON KEILMUAN: “Mengintegrasikan Rasio, Rasa dan Raga”

Berita Rektorat: Ketua panitia Workshop Desain Hhorizon Keilmuan Dr. H. Fahrurrozi menyampaikan gambaran tentang pelaksanaan kegiatan hari ini Sabtu, 07 Oktober 2017 di Fave Hotel yang merupakan edisi kelanjutan dari kegiatan episode sebelumnya yang digagas sejak tahun 2010 yang lalu. Pertemuan hari ini dihajatkan sebagai forum “Penegasan Distingsi Paradigma Keilmuan UIN Mataram” yang secara filosofis memiliki makna penting bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dalam skala lokal, nasional maupun global.  Landasan filosofis tersebut memberi spirit bagi pengembangan lima dimensi perguruan tinggi yang diemban oleh lembaga, yaitu dimensi etis, keilmuan, pendidikan, sosial, dan dimensi korporasi.

Plt. Wakil Rektor bidang akademik Dr. Masnun Tahir sebagai penangungjawab kegiatan mengungkakan bahwa dimensi keilmuan sebagai pusat pengembangan dan penyebaran keilmuan, teknologi, dan kebudayaan, UIN Mataram memedomani  model Horizon ilmu (afaqul ilmi) yang merupakan rancang bangun keilmuan yang bersumber  pada al-Qur`ān dan Hadits. Dua sumber utama umat Islam ini  ditempatkan sebagai pusat atau sentral keseluruhan disiplin keilmuan yang sedang digeluti dan akan terus dikembangkan oleh UIN  Mataram. Proses pengembangan ilmu dilakukan dengan memadukan berbagai pendekatan keilmuan untuk dapat menghasilkan insan cendikia. Oleh karena itu, epistemologi yang dikembangkan memadukan antara epistemologi bayani, burhani, dan ’irfani.

Lebih lanjut Dr. H. Masnun mengaskan bahwa melalui tiga epistemologi diharapkan terjadi tiga dimensi pengetahuan yang meliputi hakekat pengetahuan sehingga terjadi perubahan dari pengetahuan diskursif-rasional ke pengetahuan spiritual, kedua adalah terkait dengan subyek pengetahuan, terjadi perubahan dari rasio ke hati,  dan ketiga adalah terkait dengan obyek pengetahuan, terjadi perubahan dari diskrit dan formal ke prinsip-prinsip esensial realitas.

Rektor Dr. H. Mutawali memberikan apresiasi kepada panitia dan juga penangungjawab serta semua peserta yang telah meluangkan waktu di hari libur ini untuk terus berpacu berenergi memikirkan kelanjutan konsep horizon keilmuan. Dalam kerangka horizon ilmu maka pengembangan ilmu di UIN Mataram didasarkan pada asas pengembangan keilmuan yang merupakan proses dinamis dan berkelanjutan. Proses mengembangkan ilmu merupakan sistem yang tak pernah mengenal kata henti, selanjuntnya yang dibutuhkan adalah kreatifitas dan inovasi.

Lebih lanjut Dr. H. Mutawali menyampaikan harapan melalui forum ini sebagai salah satu wadah kolaborasi para ahli yang terus meningkatkan kompetensi yang sangat membutuhkan kerjasama lintas disiplin ilmu. Penguatan kapasitas sumber daya manusia mesti dilakukan dengan semangat etika ilmiah yang kritis-analistis, sistematis, objektif, dan bertanggung jawab. Sebagai insan cendekia, rektor berharap agar seluruh warga kampus dituntut untuk mengembangkan semangat rasional obyektif bukan emosional subyektif. Expektasi kita adalah menjadikan institusi pendidikan sebagai etalase keteladanan.

Dalam pantauan kasubag humas H. Suhirman Adita yang ikut serta mendampingi rektor pada saat pembukaan acara yang berlangsung sedikit molor karena rektor harus membuka acara orientasi akademik mahasiswa pascasarjana di kampus dua pada jadwal yang sama. Suasana diskusi kali ini cukup hangat disertai dengan manuper-manuper canda tawa renyah yang menggairahkan. Kehadiran narasumber Prof. Dr. Abdul Mujib dekan fakultas psikologi UIN Syarif Hidayatulloh Jakarta diharapkan dapat memberikan titik terang untuk menemukan desain yang  kita harapkan.

Mengahiri sambutanya, rektor sepakat dengan kata konci workshop desain horizon keilmuan episode kali ini lebih pada penegasan distingsi paradigm keilmuan UIN Mataram,  yang menempatkan al-qur’an dan hadis sebagai integrator semua ilmu.  Pada dasarnya konsep pengembangan keilmuan kontemporer seperti pendidikan islam, hukum dan pranata, dakwah dan komunikasi, sejarah peradaban, bahasa dan sastra, sain dan teknologi, Sosial Humaniora yang semua disiplin keilmuan ini dikembangkan secara terintegrasi. Dengan demikian horizon keilmuan yang kita desain selaras dengan strategi pengembangan lembaga yang diharapkan mampu memenuhi ekspektasi seluruh civitas akademika, pemerintah dan masyarakat serta stakeholders lainnya. (Adita@humasuin)

000-017   000-080   000-089   000-104   000-105   000-106   070-461   100-101   100-105  , 100-105  , 101   101-400   102-400   1V0-601   1Y0-201   1Z0-051   1Z0-060   1Z0-061   1Z0-144   1z0-434   1Z0-803   1Z0-804   1z0-808   200-101   200-120   200-125  , 200-125  , 200-310   200-355   210-060   210-065   210-260   220-801   220-802   220-901   220-902   2V0-620   2V0-621   2V0-621D   300-070   300-075   300-101   300-115   300-135   3002   300-206   300-208   300-209   300-320   350-001   350-018   350-029   350-030   350-050   350-060   350-080   352-001   400-051   400-101   400-201   500-260   640-692   640-911   640-916   642-732   642-999   700-501   70-177   70-178   70-243   70-246   70-270   70-346   70-347   70-410   70-411   70-412   70-413   70-417   70-461   70-462   70-463   70-480   70-483   70-486   70-487   70-488   70-532   70-533   70-534   70-980   74-678   810-403   9A0-385   9L0-012   9L0-066   ADM-201   AWS-SYSOPS   C_TFIN52_66   c2010-652   c2010-657   CAP   CAS-002   CCA-500   CISM   CISSP   CRISC   EX200   EX300   HP0-S42   ICBB   ICGB   ITILFND   JK0-022   JN0-102   JN0-360   LX0-103   LX0-104   M70-101   MB2-704   MB2-707   MB5-705   MB6-703   N10-006   NS0-157   NSE4   OG0-091   OG0-093   PEGACPBA71V1   PMP   PR000041   SSCP   SY0-401   VCP550   100-105  , 70-486   c2010-657   70-178   OG0-091   70-178   JN0-360   ICBB   1z0-808   300-075   200-125  , 70-346   000-017   JN0-360   350-050   1Z0-061   220-901   700-501   640-911   101-400   220-901   350-030   ITILFND   400-201   220-801   70-488   210-065   HP0-S42   350-080   102-400   70-417   70-270   3002   640-692   1Y0-201   AWS-SYSOPS   2V0-621   000-089   200-101   70-533   70-488   CAP   210-260   300-070   102-400   70-980   70-346   102-400   300-209   SY0-401