Home » Kabar Humas & Informasi » UIN Mataram Diberikan Amanah 134 Anak Asuh Oleh Ditjen Dikti

UIN Mataram Diberikan Amanah 134 Anak Asuh Oleh Ditjen Dikti

Kabar Rektorat: Uin Mataram bersanding dengan 117 perguruan tinggi  penerima bidik misi di Indonesia, tahun ini kembali mendapat jatah 134 orang mahasiswa. Bidikmisi yang notabenenya adalah bantuan biaya pendidikan bagi calon mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik baik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai wisuda tepat waktu.

Plt. Wakil Rektor 3 bidang kemahasiswaan dan kerjasama selaku pelaksana program bidikmisi, dalam pengantarnya pada saat pertemuan perdana dengan 134 orang mahasiswa penerima bidikmisi tahun ajaran ini yang dialksanakan pada hari kamis, 05 Oktober di auditorium UIN mataram. Beliau mengucapkan selamat kepada mahasiswa yang beruntung telah mendapatkan program bidikmisi selama kuliah di UIN Mataram yang telah mengikuti tahapan proses panjang mulai dari pendaftaran, perifikasi, survey, hingga final dan sejumlah yang hadir ini adalah pemenangnya.

Tujuan bidikmisi ini adalah untuk meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi bagi peserta didik yang berpotensi akademik memadai dan kurang mampu secara ekonomi, dan menjamin keberlangsungan studi mahasiswa sampai selesai dan tepat waktu, serta meningkatkan prestasi mahasiswa, baik pada bidang akademik dan juga ekstra kurikuler. Selanjunya yang terpenting adalah mencetak lulusan yang mandiri, produktif dan memiliki kepedulian sosial.

Rektor Dr. H. Mutawali dalam sambutanya beliau menyampaikan bahwa kita sangat bersyukur dan berterimakasih kepada pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional, sejak  tahun 2010 meluncurkan program bantuan biaya pendidikan bidikmisi berupa bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan dan bantuan biaya hidup kepada mahasiswa yang memiliki potensi akademik memadai dan kurang mampu secara ekonomi sebanyak 75 000 mahasiswa dan Alhamdulillah UIN Mataram  diamanhkan 134 orang mahasiswa sebagai anak asuh baru UIN Mataram tahun ini.

Selanjutnya rektor juga menegaskan bahwa sesuai dengan amanat kostitusi Negara Indonesia, pada pasal 31 UUD 1945 telah menggariskan bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara tanpa adanya diskriminasi, yang membedakan antara golongan kaya dan golongan miskin.  Hal ini juga tergambar dalam Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada pasal 12 ayat (1) huruf c menyebutkan bahwa “Setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan beasiswa bagi yang berprestasi yang orang tuanya kurang mampu membiayai pendidikannya”.

Hari ini adalah penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk komitmen awal mahasiswa dengan lembaga yang berisi tentang aturan tata tertib yang akan dipedomani selama menjadi penerima bidikmisi. Kami menghadirkan bank mitra lembaga yaitu Bank NTB Syariah dan BNI Syariah untuk menjelaskan secara tekhnis mulai dari proses pembuatan rekening, ATM dan KTM, dan beberapa fasilitas layanan lainnya.  Rektor meminta kepada pihak bank dlam rangka meningkatkan kualitas pelayanan sesuai dengan prinsip 3T, yaitu tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu.

Mengahiri sambutanya, rektor menyampaikan bahwa dalam hal mengupayakan menjadi kampus sebagai penerima jatah beasiswa bidikmisi pada tahun ini, Rektor  menceritakan untuk mendapatkan itu semua tidaklah mudah melainkan dengan perjuangan ekstra. Karena dibutuhkan upaya perjuangan untuk meyakinkan Ditjen Dikti agar UIN Mataram mendapatkan quota oleh Dikti di Jakarta. Alhamdulillah kita pantas bersyukur atas semua anugrah dan terima kasih  kepada bapak presiden dan bapak menteri karena telah memberikan kesempatan kepada putra putri anak bangsa di UIN Mataram  untuk mendapatkan beasiswa. (Adita@humasuin)

000-017   000-080   000-089   000-104   000-105   000-106   070-461   100-101   100-105  , 100-105  , 101   101-400   102-400   1V0-601   1Y0-201   1Z0-051   1Z0-060   1Z0-061   1Z0-144   1z0-434   1Z0-803   1Z0-804   1z0-808   200-101   200-120   200-125  , 200-125  , 200-310   200-355   210-060   210-065   210-260   220-801   220-802   220-901   220-902   2V0-620   2V0-621   2V0-621D   300-070   300-075   300-101   300-115   300-135   3002   300-206   300-208   300-209   300-320   350-001   350-018   350-029   350-030   350-050   350-060   350-080   352-001   400-051   400-101   400-201   500-260   640-692   640-911   640-916   642-732   642-999   700-501   70-177   70-178   70-243   70-246   70-270   70-346   70-347   70-410   70-411   70-412   70-413   70-417   70-461   70-462   70-463   70-480   70-483   70-486   70-487   70-488   70-532   70-533   70-534   70-980   74-678   810-403   9A0-385   9L0-012   9L0-066   ADM-201   AWS-SYSOPS   C_TFIN52_66   c2010-652   c2010-657   CAP   CAS-002   CCA-500   CISM   CISSP   CRISC   EX200   EX300   HP0-S42   ICBB   ICGB   ITILFND   JK0-022   JN0-102   JN0-360   LX0-103   LX0-104   M70-101   MB2-704   MB2-707   MB5-705   MB6-703   N10-006   NS0-157   NSE4   OG0-091   OG0-093   PEGACPBA71V1   PMP   PR000041   SSCP   SY0-401   VCP550   100-105  , 70-486   c2010-657   70-178   OG0-091   70-178   JN0-360   ICBB   1z0-808   300-075   200-125  , 70-346   000-017   JN0-360   350-050   1Z0-061   220-901   700-501   640-911   101-400   220-901   350-030   ITILFND   400-201   220-801   70-488   210-065   HP0-S42   350-080   102-400   70-417   70-270   3002   640-692   1Y0-201   AWS-SYSOPS   2V0-621   000-089   200-101   70-533   70-488   CAP   210-260   300-070   102-400   70-980   70-346   102-400   300-209   SY0-401